ME
assalamualaikum
thengkyu udah datang
Minggu, 03 Juli 2011
TUGAS MAKALAH IS
akhirnya terselesaikan juga tugas ini. untuk melihat silahkan KLIK dan download. terima kasih
TUGAS MOTIVASI IS
KISAH SEEKOR KUPU-KUPU
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil
muncul.Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia
berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian
kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha
semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut
memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa
kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh
gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya
karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan
melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang
seiring dengan berjalannya waktu. Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di
sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.Dia tidak pernah
bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah
bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu
untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari
tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan
siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita.
Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin
justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang
dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang kita mintakan.
Kita mungkin tidak akan pernah dapat "Terbang" Sesungguhnya Tuhan itu Maha
Pengasih dan maha Penyayang. Kita memohon Kekuatan...Dan Tuhan memberi kita
kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar. Kita memohon kebijakan...Dan
Tuhan memberi kita berbagai persoalan hidup untuk diselesaikan agar kita
bertambah bijaksana.
Kita memohon kemakmuran...Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk
dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.
Kita memohon Keteguhan Hati...Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk
diatasi.
Kita memohon Cinta...Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk
diselamatkan dan dicintai.
Kita memohon Kemurahan Kebaikan Hati...Dan Tuhan memberi kita
kesempatan-kesempatan yang sileh berganti.
Begitulah cara Tuhan membimbing Kita...
Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya
tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan?
Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan
memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal,
bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik
untuk kita.

http://belahanjiwa.webmage.com/motiv/002.html
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil
muncul.Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia
berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian
kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha
semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut
memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa
kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh
gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya
karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan
melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang
seiring dengan berjalannya waktu. Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di
sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut.Dia tidak pernah
bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah
bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu
untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari
tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan
siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita.
Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin
justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang
dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang kita mintakan.
Kita mungkin tidak akan pernah dapat "Terbang" Sesungguhnya Tuhan itu Maha
Pengasih dan maha Penyayang. Kita memohon Kekuatan...Dan Tuhan memberi kita
kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar. Kita memohon kebijakan...Dan
Tuhan memberi kita berbagai persoalan hidup untuk diselesaikan agar kita
bertambah bijaksana.
Kita memohon kemakmuran...Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk
dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.
Kita memohon Keteguhan Hati...Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk
diatasi.
Kita memohon Cinta...Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk
diselamatkan dan dicintai.
Kita memohon Kemurahan Kebaikan Hati...Dan Tuhan memberi kita
kesempatan-kesempatan yang sileh berganti.
Begitulah cara Tuhan membimbing Kita...
Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya
tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan?
Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Tuhan
memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal,
bahkan tidak mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang terbaik
untuk kita.
http://belahanjiwa.webmage.com/motiv/002.html
TUGAS Interpersonal 5
TEORI TEORI MOTIVASI
Motivasi merupakan satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Motivasi juga bisa dikatakan sebagai rencana atau keinginan untuk menuju kesuksesan dan menghindari kegagalan hidup. Dengan kata lain motivasi adalah sebuah proses untuk tercapainya suatu tujuan. Seseorang yang mempunyai motivasi berarti ia telah mempunyai kekuatan untuk memperoleh kesuksesan dalam kehidupan..
Motivasi dapat berupa motivasi intrinsic dan ekstrinsic. Motivasi yang bersifat intinsik adalah manakala sifat pekerjaan itu sendiri yang membuat seorang termotivasi, orang tersebut mendapat kepuasan dengan melakukan pekerjaan tersebut bukan karena rangsangan lain seperti status ataupun uang atau bisa juga dikatakan seorang melakukan hobbynya. Sedangkan motivasi ekstrinsik adalah manakala elemen elemen diluar pekerjaan yang melekat di pekerjaan tersebut menjadi faktor utama yang membuat seorang termotivasi seperti status ataupun kompensasi.
Banyak teori motivasi yang dikemukakan oleh para ahli yang dimaksudkan untuk memberikan uraian yang menuju pada apa sebenarnya manusia dan manusia akan dapat menjadi seperti apa. Landy dan Becker membuat pengelompokan pendekatan teori motivasi ini menjadi 5 kategori yaitu teori kebutuhan,teori penguatan,teori keadilan,teori harapan,teori penetapan sasaran.
A. TEORI MOTIVASI ABRAHAM MASLOW (1943-1970)
Abraham Maslow (1943;1970) mengemukakan bahwa pada dasarnya semua manusia memiliki kebutuhan pokok. Ia menunjukkannya dalam 5 tingkatan yang berbentuk piramid, orang memulai dorongan dari tingkatan terbawah. Lima tingkat kebutuhan itu dikenal dengan sebutan Hirarki Kebutuhan Maslow, dimulai dari kebutuhan biologis dasar sampai motif psikologis yang lebih kompleks; yang hanya akan penting setelah kebutuhan dasar terpenuhi. Kebutuhan pada suatu peringkat paling tidak harus terpenuhi sebagian sebelum kebutuhan pada peringkat berikutnya menjadi penentu tindakan yang penting.
• Kebutuhan fisiologis (rasa lapar, rasa haus, dan sebagainya)
• Kebutuhan rasa aman (merasa aman dan terlindung, jauh dari bahaya)
• Kebutuhan akan rasa cinta dan rasa memiliki (berafiliasi dengan orang lain, diterima, memiliki)
• Kebutuhan akan penghargaan (berprestasi, berkompetensi, dan mendapatkan dukungan serta pengakuan)
• Kebutuhan aktualisasi diri (kebutuhan kognitif: mengetahui, memahami, dan menjelajahi; kebutuhan estetik: keserasian, keteraturan, dan keindahan; kebutuhan aktualisasi diri: mendapatkan kepuasan diri dan menyadari potensinya)
Bila makanan dan rasa aman sulit diperoleh, pemenuhan kebutuhan tersebut akan mendominasi tindakan seseorang dan motif-motif yang lebih tinggi akan menjadi kurang signifikan. Orang hanya akan mempunyai waktu dan energi untuk menekuni minat estetika dan intelektual, jika kebutuhan dasarnya sudah dapat dipenuhi dengan mudah. Karya seni dan karya ilmiah tidak akan tumbuh subur dalam masyarakat yang anggotanya masih harus bersusah payah mencari makan, perlindungan, dan rasa aman.
Bila makanan dan rasa aman sulit diperoleh, pemenuhan kebutuhan tersebut akan mendominasi tindakan seseorang dan motif-motif yang lebih tinggi akan menjadi kurang signifikan. Orang hanya akan mempunyai waktu dan energi untuk menekuni minat estetika dan intelektual, jika kebutuhan dasarnya sudah dapat dipenuhi dengan mudah. Karya seni dan karya ilmiah tidak akan tumbuh subur dalam masyarakat yang anggotanya masih harus bersusah payah mencari makan, perlindungan, dan rasa aman.
B. TEORI MOTIVASI HERZBERG (1966)
Menurut Herzberg (1966), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik). Faktor higiene memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan, termasuk didalamnya adalah hubungan antar manusia, imbalan, kondisi lingkungan, dan sebagainya (faktor ekstrinsik), sedangkan faktor motivator memotivasi seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan, yang termasuk didalamnya adalah achievement, pengakuan, kemajuan tingkat kehidupan, dsb (faktor intrinsik).
C. TEORI MOTIVASI DOUGLAS McGREGOR
Mengemukakan dua pandangan manusia yaitu teori X (negative) dan teori y (positif), Menurut teori x empat pengandaian yag dipegang manajer
a. karyawan secara inheren tertanam dalam dirinya tidak menyukai kerja
b. karyawan tidak menyukai kerja mereka harus diawasi atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan.
c. Karyawan akan menghindari tanggung jawab.
d. Kebanyakan karyawan menaruh keamanan diatas semua factor yang dikaitkan dengan kerja.
Kontras dengan pandangan negative ini mengenai kodrat manusia ada empat teori Y :
- karyawan dapat memandang kerjasama dengan sewajarnya seperti istirahat dan bermain.
- Orang akan menjalankan pengarahan diri dan pengawasan diri jika mereka komit pada sasaran.
- Rata rata orang akan menerima tanggung jawab.
- Kemampuan untuk mengambil keputusan inovatif.
D. TEORI MOTIVASI VROOM (1964)
Teori dari Vroom (1964) tentang cognitive theory of motivation menjelaskan mengapa seseorang tidak akan melakukan sesuatu yang ia yakini ia tidak dapat melakukannya, sekalipun hasil dari pekerjaan itu sangat dapat ia inginkan. Menurut Vroom, tinggi rendahnya motivasi seseorang ditentukan oleh tiga komponen, yaitu:
• Ekspektasi (harapan) keberhasilan pada suatu tugas
• Ekspektasi (harapan) keberhasilan pada suatu tugas
• Instrumentalis, yaitu penilaian tentang apa yang akan terjadi jika berhasil dalam melakukan suatu tugas (keberhasilan tugas untuk mendapatkan outcome tertentu).
• Valensi, yaitu respon terhadap outcome seperti perasaan posistif, netral, atau negatif.Motivasi tinggi jika usaha menghasilkan sesuatu yang melebihi harapanMotivasi rendah jika usahanya menghasilkan kurang dari yang diharapkan
• Valensi, yaitu respon terhadap outcome seperti perasaan posistif, netral, atau negatif.Motivasi tinggi jika usaha menghasilkan sesuatu yang melebihi harapanMotivasi rendah jika usahanya menghasilkan kurang dari yang diharapkan
E. Achievement TheoryTeori achievement Mc Clelland (1961),
yang dikemukakan oleh Mc Clelland (1961), menyatakan bahwa ada tiga hal penting yang menjadi kebutuhan manusia, yaitu:
• Need for achievement (kebutuhan akan prestasi)
• Need for afiliation (kebutuhan akan hubungan sosial/hampir sama dengan soscialneed-nya Maslow)
• Need for Power (dorongan untuk mengatur)
F. Clayton Alderfer ERG
Clayton Alderfer mengetengahkan teori motivasi ERG yang didasarkan pada kebutuhan manusia akan keberadaan (exsistence), hubungan (relatedness), dan pertumbuhan (growth). Teori ini sedikit berbeda dengan teori maslow. Disini Alfeder mngemukakan bahwa jika kebutuhan yang lebih tinggi tidak atau belum dapat dipenuhi maka manusia akan kembali pada gerakk yang fleksibel dari pemenuhan kebutuhan dari waktu kewaktu dan dari situasi ke situasi.
TUGAS Interpersonal 4
Bidang wirausaha yang ingin saya dirikan tentunya seputar IT sesuai dengan jurusan saya,untuk permulaan mungkin usaha warnet lah yang umum dalam usaha IT. Akan tetapi usaha ini membutuhkan dana yang besar dan pengetahuan. Untuk itu cara dan upaya saya bisa mendekati usaha tersebut dengan menggandeng partner yang bisa dipercaya dan mempunyai modal sehingga ringan dalam menjalankan usaha tersebut.
Akan tetapi tidak menutup kemungkinan masalah uang menjadikan manusia itu rakus dan tamak sehingga ingin nya keuntungan itu didapat sendiri untuk masalah ini bisa dengan mencari teman dekat yang bisa dipercaya.
Sesuai dengan 4 key interpersonal skill saya mencoba mengimplementasikan dalam kehidupan berwirausaha.
1. Mendengarkan : sebagai awam atau pemula dalam dunia usaha tentunya kita akan kalah dalam bersaing dengan kompetitor yang sudah memulai usaha ini, untuk itu jika ingin menjadi seorang pengusaha yang bisa bersaing kita harus belajar dari pengusaha yang sudah sukses atau masukan dari kolega dan saudara bisa dari siapa saja asal membangun itulah gunanya mendengar.
2. Memberikan feedback : feedback atau umpan balik saya akan jelaskan menurut pengetahuan dan pemahaman saya. Menurut saya setelah mendengarkan suatu pendapat dari pengusaha lain yang sudah bergelut lama dalam bidang nya, kita juga harus merespon dengan memberikan pendapat yang tentunya tidak menggurui,menyinggung serta berkata seakan kita ada diatas nya.
3. Membujuk : dalam artian baik. Menurut pemikiran dan pemahaman saya, membujuk adalah cara merayu supaya bagaimana ilmu dan pengalaman yang dia punya dapat diceritakan kepada kita secara gamblang tanpa ada sensor yang nanti nya kita sendiri menyaring masukan2 tersebut mana yang baik mana yang buruk sehingga kita tidak perlu repot mencari pengalaman tersebut sedang kita sudah memperoleh nya dari orang lain yang sudah mengalami nya. Dan untuk penguatan akan penasaran kita bisa dengan cara membandingkan nya dengan pendapat orang lain yang lebih senior dan pengalaman.
4. Menyelesaikan konflik : menurut pemikiran dan pemahaman saya mengenai ini kita harus cukup sabar menghadapi cara berbicara orang lain yang berbeda – beda sehingga tidak menimbulkan konflik yang bisa menjadikan usaha kita diatas sia – sia tidak ada hasil.
Sekian penjelasan saya mengenai cara bagaimana mewujudkan keinginan kita dalam membuka suatu bidang usaha dan sukses dalam menjalankan bidang usaha tersebut,maaf jika artikel ini sangat pendek sekali dikarenakan pendek nya waktu yang tidak memungkinkan untuk mengeluarkan semua isi dan ide yang ada dikepala. Sekian terima kasih wassalam.
TUGAS Interpersonal 3
Pengertian Soft Skills
• Wikipedia memaparkan bahwa soft skills merupakan istilah sosiologis yang merujuk pada sekumpulan karakteristik kepribadian, daya tarik sosial, kemampuan berbahasa, kebiasaan pribadi, kepekaan/kepedulian, serta optimisme. Soft skills ini melengkapi hard skills- yang bisa dikatakan juga sebagai persyaratan teknis dari suatu pekerjaan.
• Soft skills tersebut mencakup :
• (a) kualitas pribadi - misalnya tanggung jawab, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, manajemen (pengendalian) diri, dan integritas atau kejujuran
• (b) ketrampilan interpersonal, misalnya berpartisipasi sebagai anggota kelompok, mengajar (berbagi pengetahuan) ke orang lain, melayani pelanggan, kepemimpinan, kemampuan negosiasi, dan bisa bekerja dalam keragaman
• Soft skills pada dasarnya merupakan ketrampilan personal- yaitu ketrampilan khusus yang bersifat non-teknis, tidak berwujud, dan kepribadian yang menentukan kekuatan seseorang sebagai pemimpin, pendengar (yang baik), negosiator, dan mediator konflik. Sedangkan Hard skill bersifat teknis dan biasanya sekedar tertulis pada bio data atau CV seseorang yang mencakup pendidikan, pengalaman, dan tingkat keahlian (teknis). Soft Skills bisa juga dikatakan sebagai ketrampilan interpersonal seperti kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam sebuah kelompok
• Soft skill sendiri diartikan sebagai kemampuan diluar kemampuan teknis dan akademis, yang lebih mengutamakan kemampuan intra dan interpersonal.
Secara garis besar soft skill bisa digolongkan ke dalam dua kategori :
Secara garis besar soft skill bisa digolongkan ke dalam dua kategori :
• intrapersonal dan interpersonal skill. Intrapersonal skill mencakup : self awareness (self confident, self assessment, trait & preference, emotional awareness) dan self skill ( improvement, self control, trust, worthiness, time/source management, proactivity, conscience).
• Sedangkan interpersonal skill mencakup social awareness (political awareness, developing others, leveraging diversity, service orientation, empathy dan social skill (leadership,influence, communication, conflict management, cooperation, team work, synergy)
Intrapersonal Skill
Intrapersonal (skill / intelligence) adalah sensitivitas seseorang terhadap perasaannya, keinginannya, pengalaman hidupnya atau sensitivitasnya terhadap "hal-hal" yang mengancam dirinya. Sensitivitas di sini maksudnya lebih dekat pada pengertian sejauhmana orang itu mengetahui, menyadari dan bisa menggunakan "hal-hal" tersebut sebagai bahan pembelajaran-diri. Termasuk dalam pengertian ini adalah kesadaran seseorang terhadap kekuatan, kelemahan, rencana, dan tujuannya. Semakin bagus skill seseorang di beberapa hal ini kira-kira akan semakin akuratlah pengetahuannya.
Disebut skill berarti itu adalah hasil yang didapat berdasarkan pencapaian individu (achieved). Meskipun ada juga yang menyebutnya dengan intrapersonal intelligence, namun maksud intelligence di situ bukan kecerdasan bawaan, melainkan hasil pemberdayaan (new construct).
Sama seperti Howard Gardner, Microsoft Education menjelaskan bahwa yang disebut intrapersonal itu adalah kesadaran seseorang terhadap bakat, kemampuan, peluang, kekuatan, keterbatasan dan kelemahannya.Dan terbagi menjadi beberapa level dikarenkan semua orang mempunyai level pengetahuan diri yang berbeda.
• Kemampuan, kesanggupan, kepandaian atau kemahiran seseorang dalam mengerjakan sesuatu
• Memiliki konsep diri dan berkepribadian yang kuat
• Meningkatkan potensi diri menjadi pribadi yang mempunyai kompetensi dibidangnya
• Percaya diri dan mengasah kemampuan berkomunikasi
• Berpenampilan menarik dan menyenangkan
• Meningkatkan human relations dalam kehidupan bermasyarakat dan organisasi
• Meningkatkan kemampuan menjadi pemimpin dan dapat bekerjasama dalam team
INTERPERSONAL SKILL
Interpersonal Skill merupakan salah satu dari soft skill yang banyak diminta oleh perusahaan untuk berbagai jabatan dan posisi. Sudahkah Anda memiliki ketrampilan ini? Silakan simak beberapa poin berikut:
Interpersonal Skill bukan merupakan bagian dari karakter kepribadian yang bersifat bawaan, melainkan merupakan ketrampilan yang bisa dipelajari.
Interpersonal Skill yang baik dapat dibangun antara lain dari kemampuan mengembangkan perilaku dan komunikasi yang asertif. Asertif secara sederhana berarti mampu secara aktif menyatakan gagasan, harapan atau perasaan (baik yang positif atau negatif) secara langsung dan apa adanya, tanpa menyerang atau merugikan orang lain.Berlaku asertif yang tampaknya mudah ini seringkali menjadi ekstra sulit dalam situasi konflik atau situasi di mana terjadi perbedaan kepentingan antar individu dalam suatu kelompok/organisasi.
Prinsip-prinsip dasar perilaku atau komunikasi yang asertif antara lain adalah menghargai hak orang lain untuk menyampaikan gagasan atau pendapat, untuk didengarkan dan diperlakukan dengan penuh respek serta untuk berbeda pendapat.
Perilaku atau komunikasi asertif membantu kita untuk mendapatkan citra positif tentang diri sendiri dan orang lain,mengembangkan saling respek dengan orang lain, membantu kita mencapai tujuan, melindungi diri kita agar tidak dimanfaatkan oleh orang lain sekaligus tidak melukai orang lain.
Perilaku atau komunikasi asertif bertujuan untuk mencapai win-win solution, di mana masing-masing pihak yang berinteraksi dapat merasakan kepentingannya terakomodir tanpa merasa dikalahkan atau berkurang harga dirinya. Orang-orang yang asertif biasanya ekspresif dan jujur, bila berbicara langsung ke inti permasalahan, tidak mudah terpancing emosinya, berorientasi pada solusi serta dihargai dan menghargai orang lain.
Contoh komunikasi asertif ketika harus menegur orang lain “Saya merasa terganggu kalau kamu terlambat hadir di rapat ini. Saya merasa membuang waktu dan frustasi kalau harus mengulang kembali apa yang sudah saya bicarakan. Bisakah kamu datang tepat waktu lain kali?”
Peganglah prinsip menghargai orang lain dengan menguasai bahasa tubuh, ekspresi wajah dan intonasi Anda ketika berkomunikasi secara asertif. Bersikap asertif sangat berguna dalam membangun Interpersonal Skill secara umum, tetapi penerapannya tetap harus selektif karena mungkin tidak bisa berhasil untuk semua kasus.
Terdapat lima acuan yang lebih lengkap mengenai pengetahuan-diri itu. Ini bisa kita lihat di The Bar-on Model of Emotion-Social Intelligence (2000).
Pengetahuan-diri di sini punya cakupan sebagai berikut:
Self-Regard: punya persepsi, punya pemahaman, dan punya penerimaan yang akurat. Tanda-tandanya adalah tidak minder dan tidak over; tidak rendah-diri dan tidak pula tinggi hati; tidak inferior dan tidak superior.
Emotion Self-Awareness: punya kesadaran terhadap berbagai emosi yang muncul di dalam dirinya. Tanda-tandanya adalah punya kemampuan dalam menangani stress atau menggunakannya untuk hal-hal positif, tidak menanggapi secara berlebihan (reaktif) terhadap kesenangan atau kesedihan, tetap bisa fokus pada hal-hal positif di tengah kekacauan atau kemapanan.
Assertiveness: punya kemampuan mengekspresikan perasaan secara konstruktif dan efektif. Tanda-tandanya adalah mampu memikirkan dan memilih kalimat atau ungkapan yang bagus dan kuat dalam berkomunikasi atau mengkomonikasikan sesuatu kepada orang lain.
Independence: punya kematangan dan keberlimpahan emosi, bahagia pada dirinya (self-worth) atau punya kemandirian mental (pede). Tanda-tandanya adalah tidak mudah tertusuk perasaannya oleh orang lain, tidak mudah merasa merana, rasional dalam menyelesaikan persoalan, tidak mudah terbuai oleh hal-hal yang menipu, atau punya locus of control ke internal.
Self-Actualization: punya tujuan yang terus direalisasikan dengan mengembangkan potensinya. Tanda-tandanya adalah memiliki langkah hidup yang dinamis (bergerak menuju ke yang lebih bagus, lebih tinggi, lebih besar, lebih mendalam, lebih bermanfaat, dst), punya kemauan belajar, berani bereksperimentasi ide-ide baru, tetap memiliki perhitungan, membutuhkan orang lain namun tidak mengandalkan mereka.
Refleksi Lima Kelompok Manusia *
Manusia yang tidak tahu atau tidak mau tahu apa kelebihan dan apa keinginannya.
Mereka menginginkan agar orang lain atau Tuhan menghendaki sesuatu untuk dirinya.
Mereka ini termasuk pecundang yang kalah.
Manusia yang tahu dan mau tahu tetapi tidak tahu atau tidak mau tahu cara yang
harus ditempuh. Mereka ini termasuk orang yang frustasi
Manusia yang sudah tahu dan tahu cara yang harus ditempuh tetapi ujung-ujungnya
tidak mau melakukan. Mereka ini termasuk yang merugi
Manusia yang sudah tahu kelebihan dan keinginannya, tahu cara untuk
mendapatkannya, dan sudah menggunakan cara itu, tetapi semangatnya setengah-setengah.
Mereka ini termasuk pemalas
Manusia yang sudah tahu, tahu cara untuk mendapatkannya, dan sudah menggunakan
cara dengan semangat yang tinggi atau selalu berusaha untuk membuat semangatnya
menyala terus. Mereka ini termasuk orang yang beruntung.
Howard Gardner
"Peranan Anda lebih menentukan ketimbang kecerdasan yang Anda miliki"
"Orang yang mengetahui banyak hal, tetapi kurang mengetahui dirinya, pengetahuan yang banyak itu tidak bisa memberikan manfaat yang banyak."
(Petuah Bijak)
"Kau kira dunia di luar dirimu itu luas, padahal dunia di dalam dirimu itu jauh lebih luas."
(Ali Bin Abu Thalib)
Sumber :
http://www.karir-up.com
http://www.wikipedia.com
http://www.e-psikologi.com
TUGAS Interpersonal 2
v Sebutkan salah satu kegiatan yang menurut anda adalah kegiatan yang sukses, pelajari faktor apa saja yg menyebabkan kesukesan tersebut. Adakah hambatan? Bagaimana anda mengatasinya.
Jawaban :
Menurut saya kegiatan saya yg sukses itu.. - pertama : sukses menembus SPMB dan masuk pada pilihan kedua yaitu Teknik Mesin UNESA.
- kedua : sukses meraih juara 1 pada kejuaraan beladiri kempo antar – mahasiswa surabaya,kategori fight kelas bebas ( bobot 75kg keatas)
Faktornya : - motivasi tinggi untuk membahagiakan orang tua
- mengharumkan nama dojo unesa
- mengevaluasi diri sampai dimana kemampuan yg dimiliki
Hambatan tentu saja ada yaitu malas,tidak konsisten,rasa bosan dll. Untuk malas dan tidak konsisten satu2 nya cara hanyalah memaksa diri kita sendiri agar mau menjalani,untuk rasa bosan masih dalam tahap menuju perbaikan dan solusi untuk semua itu saya tanam dan sugestikan diri saya sendiri untuk berbuat lebih baik.
v Sebutkan salah satu kegiatan yg menurut anda adalah kegiatan yang gagal. Pelajari faktor apa saja yang menyebabkan kegagalan tersebut.
Jawaban :
Menurut saya kegagalan saya yang terbesar adalah drop out dari UNESA.
Faktor nya dikarenakan sifat saya yang terlalu menuruti perasaan. Solusi nya adalah dengan terus intropeksi diri dan mensugestikan hal2 yang positif dan ibadah. Sekian terima kasih.
Langganan:
Komentar (Atom)